Penggemar Game Valorant Harus ‘Gigit Jari’, Nggak Bisa Main di Windows 11

Game, Wantek.ID. Penggemar game Valorant harus siap menerima kenyataan karena tidak bisa menjalankan gamenya pada Microsoft Windows 11.

Dilansir dari berbagai sumberm banyak sekali pengguna yang mengeluhkan hal ini melalui kanal Twitter. Memang, sejak tanggal 5 Oktober nantinya Microsoft akan merilis Windows 11.

Keluhan yang didapatkan pun beragam. Seperti crash, tidak mau membuka launcher dan sebagainya.

Namun yang paling sering dialami oleh pengguna adalah ketika menjalankan game pada perangkat yang tidak mendukung, akan muncul pesan “Valorant will not boot up on unsupported Windows 11 PCs”.

Memang, bagi penggemar game Valorant di Windows 11 diharuskan untuk memenuhi syarat hardware minimum yang ada.

Persyaratan yang diberikan memang menuai pro dan kontra pada pengguna Windows, namun tampaknya bukan Microsoft saja yang akan berpegang teguh pada persyaratan ini. 

Sedangkan, dilansir dari https://playvalorant.com, memang masih belum mencantumkan Windows 11 dalam syarat spesifikasi bermainnya. 

Terbaru, game populer dari studio Riot Games, Valorant, tampaknya tidak akan mau berjalan pada perangkat Windows 11 yang tidak memuhi persyaratan hardware yang ada.

Namun, Windows 11 menawarkan hal yang lain dalam dunia gaming. Yakni fitur game Xbox di dibawa pula oleh Microsoft ke Windows 11. 

Update baru untuk DirectX 12 Ultimate memberikan kemampuan Auto HDR untuk menghasilkan gambar lebih cerah, hingga teknologi DirectStorage dari konsol Xbox Series yang meningkatkan kecepatan loading.

Apalagi, aplikasi Xbox di PC kini mendukung Xbox Game Pass sehingga kamu bisa berlangganan untuk mencicipi ratusan katalog game Xbox di PC.

Sebagai informasi, game yang disediakan di fitur Xbox PC lebih murah daripada yang dijual di pasaran. 

Dilansir dari AntiCheatPD, melalui Twitter, Valorant mengambil langkah tidak bisa launch di Windows 11 untuk mencegah pemain yang melakukan cheat untuk kembali memainkan Valorant.

Pemain yang tidak bisa memainkannya adalah yang berbekal dengan HWID yang sama. Hal ini memang sejalan dengan fungsi TPM 2.0 yang dapat mencegah tindakan seperti HWID Spoofing.

Yuk Diskusikan di Komentar